SUGENGBOGEL ,Dari markas besar LCR Honda, Toni Elias menerima peringatan tegas untuk dapat mencapai target. Sejumlah hasil buruk mulai membuat Honda gerah dan memberikan peringatan dalam tiga seri kedepan untuknya menggapai target 10 besar.
Ya, LCR Honda sebelumnya memberi target pada Elias untuk masuk tiga besar sampai akhir musim ini. Namun sampai sekarang, Elias yang kerap meraih hasil negatif hanya mampu bertengger di posisi ke-13 dengan 35 poin.
Sebagaimana dilansir Crash,net, Kamis (7/7/2011), LCR Honda memberi ultimatum tegas baginya untuk meriah poin positif di tiga seri MotoGP kedepan dan jika sampai di Brno dia belum naik ke posisi 10 besar di klasemen, niscaya takkan ada MotoGP India baginya.
Padahal sebelumnya, LCR Honda merekrutnya saat Elias masih berjaya di Moto2 dan saat itu Hoda yakin Elias akan bersinar jika naik kelas ke MotoGP. Namun serangkaian hasil buruk di delapan seri yang dijalani, posisi terbaik Elias hanya finis di urutan ke-8, tepatnya saat seri GP Inggris.
Hubungan Elias dengan tim teknik juga sedang buruk, menyusul perbedaan prinsip dirinya dengan tim mengenai settingan motornya pada GP Italia lalu, padahal Elias perlu tim yang solid jelang GP Jerman akhir pekan ini.
“Seri Mugello merupakan bencana bagi kami semua. Toni telah emnyadari semua telah berjalan dengan tidak benar,” ungkap Oscar Haro, juru bicara LCR.
“Di seri Sachsenring nanti, kami akan mencoba mencari solusi tentang settingan motor dan kru serta kepala teknik kami, dan juga Toni harus memperbaiki ini semua. Kami akan mengusahakan RD212V kami untuk bisa super-kompetitif nantinya,” tutup Haro


23.18.00
GO DISTRINDO KEDIRI
Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar